BANDUNG, PPK-JTW– Hari ini, Sabtu (24/11/2012) lima bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode 2013-2018 menjalani tes kesehatan. Tes kesehatan dilaksanakan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Demikian menurut informasi yang dirilis dalam situs resmi KPU Provinsi Jawa Barat.

Pemeriksaan kesehatan harus dilaksanakan untuk memenuhi ketentuan Pasal 14 Ayat (1) Huruf e Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pedoman Teknis Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, bahwa salah satu persyaratan bakal pasangan calon adalah sehat jasmani dan rohani berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan menyeluruh dari tim pemeriksa kesehatan.

Rieke-Teten Telat Datang

Bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat dari Partai Demokrasi Indonesia (PDIP), Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki, terlambat datang ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) sekitar 20 menit dari jadwal pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar) dan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Jawa Barat dimulai pukul 7.00.

Kendati keterlambatannya masih dalam batas waktu toleransi dan dimaklumi, sempat mencemaskan para komisioner dan pejabat KPU berikut jajaran pengurus IDI Jabar dan manajemen RSHS. Kecemasan akan pasangan ini tidak dapat melaksanakan tahapan pemeriksaan kesehatan hilang setelah diketahui dari tim kampanyenya, bahwa Rieke-Teten benar-benar dalam perjalanan menuju dan sebentar lagi tiba di RSHS.

Kedatangan Rieke-Teten di lokasi pemeriksaan Paviliun Parahyangan RSHS Jl. Eyckman Bandung pada pukul 7.20, dengan mengendarai Kijang Inova bernopol B 1419 UKA disambut di luar paviliun oleh Komisioner KPU Jabar merangkap Ketua Pokja Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub) 2013, Teten Setiawan, dan sejumlah pejabat KPU. Sebelum masuk ke ruangan pemeriksaan di Lantai 4, keduanya terlebih dulu dipertemukan kepada Ketua IDI Jabar Rulyanto dan wakilnya, Noormathani, serta koordinator tim dokter pemeriksa bakal calon, Erwan Martanto.

Aher-Deddy Paling Dulu

Pada hari pertama pemeriksaan kesehatan bakal calon, Sabtu (24/11), pasangan yang paling awal datang ke tempat pemeriksaan adalah Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar. Pasangan petahana (imcumbent) dan aktor film kawakan ini tiba di teras Paviliun Parahyangan pukul 6.20 dengan mengendarai Honda CRV bernopol D 1735 MJ, beriringan dengan Anggota KPU Feri Kurnia Rizkyansyah, yang sengaja ke Bandung untuk memantau langsung pelaksanaan pemeriksaan bakal Cagub dan Cawagub Jawa Barat.

Bahkan kehadiran Feri Kurnia dan beberapa rekannya dari KPU di Jakarta itu, sempat “mengganggu” tugas puluhan wartawan berbagai media yang sedang bersemangat mengambil gambar dan mewawancarai bakal pasangan calon tersebut, akibat Deddy Mizwar mengalihkan perhatian dari wartawan dan sejenak terlibat perbincangan dengan Feri dan kawan-kawan.

Menjawab pertanyaan wartawan yang telah menunggu di area RSHS sejak pukul 5.30, Aher menyebutkan saat itu kondisi tubuhnya baik sekali, dan dalam keadaan sangat siap menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani-rohani yang merupakan salahsatu syarat pencalonan Pilgub, yang baginya untuk kali kedua. Ia optimis tim dokter dari IDI akan merekomendasikan hasil pemeriksaan yang baik seperti yang ia rasakan sendiri atas kondisi fisik dan mental pada pagi itu.

“Kami, saya dan Pak Deddy Mizwar sangat siap untuk diperiksa kesehatan jasmani-rohani. Alhamdulillah saya sehat. Saya sudah cek gula darah, hasilnya bagus, 86,” cetus Aher seraya menjawab pertanyaan lain dari wartawan mengenai peninjauannya ke beberapa lokasi bencana di Jawa Barat belakangan ini, kegiatan tersebut merupakan kewajibannya yang masih berstatus selaku gubernur dan sebagai hal yang biasa dilakukannya, sehingga dianggap tidak terlampau menguras fisik.

“Meninjau lokasi bencana, itu kewajiban. Saya tidak perlu cemas dengan kesehatan badan sendiri. Insya Allah tidak akan ngedrop. Apalagi tadi malam saya tidur normal. Kalau biasanya baru bisa tidur jam setengah satu atau bahkan jam setengah dua (dini hari), tadi malam jam 10 sudah tidur. Mantap! Jam setengah empat sudah bangun, segar,” ucapnya sambil melangkah ke dalam paviliun.

Ketika didesak wartawan, Deddy Mizwar tampak enggan bicara seperti masih merasa kecapaian atau kurang tidur. Aktor yang mulai terkenal setelah menjadi pemeran utama film layar lebar “Naga Bonar” pada tahun 1980-an ini, hanya menjawab, “Tadi malam sekitar jam 1 sampai di Bandung, langsung dari Jakarta. Saya nggak siap-siap dulu (untuk pemeriksaan kesehatan). Ya, bigini aja. Apa adanya”.

Dede-Laksamana Bersepeda

Setelah Aher-Deddy Mizwar masuk ke dalam gedung, 10 menit kemudian atau pada pukul 6.35, tiba-tiba muncul bakal pasangan calon Yusuf Macan Effendi (Dede Yusuf) dan Lex Laksamana di teras Paviliun Parahyangan. Keduanya mengendarai sepeda dan sama-sama mengenakan pakaian olahraga, dikawal 3 orang yang juga bersepeda dan berpakaian sama.

Masih diatas sepeda dan belum sempat memarkirkannya, Dede menjawab pertanyaan wartawan bahwa tadi ia bersama Lex dan para pengawalnya bersepeda dari ujung Jl. Pasteur langsung menuju RSHS. “Kami biasa berolahraga. Sampai mau periksa kesehatan, juga olahraga dulu. Cek tensi (tekanan darah) dulu. Treatmeel. Hari ini atau sekarang adalah tes kesehatan. Karena kami hobby olahraga, maka mengkondisikan badan supaya fit dengan berolahraga dulu,” kata Dede.

Sementara pasangannya, Lex, setelah menuruti permintaan juru kamera dan wartawan foto untuk membuka dulu kacamata hitamnya, menjawab perihal tidurnya semalam yang tidak diistimewakan dari malam-malam sebelumnya, “Tadi malam saya tidur biasa saja, jam 12 tidur. Mau dipaksain jam 10 tidur juga tidak bisa kalau sudah biasa jam 12. Yang penting tidur nyenyak”. (MC/KPUJBR)

Sumber: KPU Provinsi Jawa Barat