JAKARTA, PPK-JTW-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggandeng sejumlah lembaga penyiaran swasta untuk membantu penyebarluasan informasi sosialisasi Pemilu 2014. Bertempat di Hotel Le Meridien, Kamis (18/7), KPU menandatangani nota kesepahaman dengan lima stasiun televisi nasional yakni RCTI, Elsinta Radio dan TV, Berita Satu TV, Kompas TV dan TV One.

Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan oleh Ketua KPU RI Husni Kamil Manik dengan Wapemred TV One Toto Sugiarto, Pemred Berita Satu TV Don Bosco Salamun, WaPemred RCTI Betty P Santoso, Direktur Pemberitaan Kompas TV Taufik Miharja, Pemred Elsinta Radio dan TV Iwan Haryono. Turut hadir dalam acara itu Komisioner KPU RI Ferry Kurnia Rizkiyansyah dan Sekjen KPU Arief Rahman Hakim.

Ketua KPU Husni Kamil Manik berharap penyelenggara pemilu dan lembaga nonpemerintah memiliki komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilu 2014. KPU kata Husni berharap bersama media dapat merumuskan dan menjalankan sosialisasi dan edukasi Pemilu secara massif ke tengah-tengah masyarakat.

“KPU membutuhkan perspektif dari media bagaimana model sosialisasi dan edukasi yang efektif sehingga pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya Pemilu menjadi lebih baik. Dengan begitu, masyarakat akan dapat menggunakan hak pilihnya dengan cerdas dan mandiri,” ujarnya.

KPU kata Husni memiliki sejumlah kegiatan sosialisasi yang membutuhkan dukungan media. Salah satunya kpu goes to campus. “Tentunya jika kegiatan semacam itu mendapat dukungan dari media, dampaknya akan lebih besar. Yang mendapatkan informasi tidak hanya peserta yang hadir tetapi masyarakat secara luas,” ujarnya.

Husni berharap dengan dukungan semua pihak, terutama media masa, transisi demokrasi di Indonesia dapat segera di akhiri. “Saya kira 15 tahun pascareformasi, masa transisi sudah cukup. Saatnya kita memasuki era demokrasi modern,” ujarnya.

Direktur Pemberitaan Kompas TV Taufik Miharja mengatakan pihaknya siap membantu KPU dalam menyukseskan Pemiu 2014. Pihaknya berkomitmen menjadi media yang objektif, transparan dan tidak partisan. Kompas TV katanya sudah menyiapkan program khusus Pemilu dengan tajuk Indonesia Satu.

Direktur dan Pemimpin Redaksi Elshinta Radio dan Televisi mengatakan pihaknya siap menyiarkan informasi Pemilu kepada radio yang menjadi mitra Elsinta di daerah sehingga penyebaran informasi Pemilu lebih massif.

Direktur RCTI Syafril Nasution menegaskan komitmen RCTI untuk melaksanakan nota kesepahaman tersebut. “Semakin hari pemilih semakin pintar dan dewasa. Kita tentunya berharap hasil pemilu 2014 lebih baik,” ujarnya. Claudius dari Berita Satu TV mengatakan upaya peningkatan partisipasi pemilih juga merupakan tanggung jawab media. “Dengan begitu masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan cerdas sehingga tercipta Indonesia baru yang lebih bersih,” ujarnya. (gd)

Sumber: KPU

Iklan