Pastikan Nama Anda Terdaftar di DPS!

JATIWARAS, PPK-JTW – Pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS) oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) paling lama selama 14 (empat belas) hari, 11 – 24 Juli 2013, usai sudah. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 21 Ayat (2) Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Penyusunan Daftar Pemilih untuk Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Pengumuman ini dimaksudkan untuk mendapatkan masukan dan tanggapan baik dari masyarakat maupun dari peserta pemilu (partai politik). Masukan dan tanggapan dari masyarakat dan peserta pemilu ini berlangsung selama 21 (dua puluh satu) hari (Pasal 23 Ayat 1), yang juga dimulai sejak tanggal 11 Juli hingga 1 Agustus 2013.

Tahap selanjutnya, usai masa masukan dan tanggapan berakhir, PPS akan melakukan perbaikan dan penyusunan DPS yang berlangsung selama 14 (empat belas) (hari Pasal 24 Ayat 1), yaitu mulai tanggal 2 – 15 Agustus 2013. Pada tahapan ini, pada dasarnya tidak ada perbedaan langkah-langkah yang berarti dengan penyusunan DPS, yaitu saring (memisahkan yang meninggal, data ganda, di bawah umur, pindah domisi, tidak dikenal, TNI, POLRI, dan hilang ingatan); pindah TPS, tambah data baru (bila belum tercantum di DPS), serta sunting data/pemutakhiran (bila masih ada data pemilih yang keliru). Pada tahap ini hanya waktunya saja yang lebih singkat ketimbang masa penyusunan DPS.

Hingga tahapan DPS ini, jumlah pemilih untuk Kecamatan Jatiwaras sebanyak 39.616 pemilih, terdiri dari 20.039 pemilih laki-laki dan 19.577 pemilih perempuan. Jumlah ini mengalami penyusutan sebanyak 16.961 pemilih (29,98%) dari jumlah pemilih sebelum pemutakhiran (DP4/Model A.0) yang berjumlah 56.577 pemilih, terdiri dari 28.511 pemilih laki-laki dan 28.066 pemilih perempuan.

Jumlah pemilih pada DP4 tersebut demikian bengkak hingga 15.294 (27%) melebihi jumlah penduduk kecamatan yang hanya mencapai 41.283 (Data DAK2 Tahun 2012). Pembengkakan jumlah ini disebabkan oleh duplikasi sebagai akibat dari perbedaan data pemilih yang berasal dari pemerintah (eKTP) dan data pemilih yang berasal dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu terakhir sebagai bahan untuk menyusun daftar pemilih. Perbedaan data tersebut sebagian besar terdapat pada perbedaan Nomor Kartu Keluarga (NKK), Nomor Identitas Kependudukan (NIK) dan nama pemilih. NKK dan NIK pada data eKTP lengkap sedangkan pada data DPT kosong. Nama yang terdapat pada eKTP menggunakan nama resmi, sedangkan pada DPT banyak menggunakan nama panggilan.

Oleh karena itu, pastikan nama Anda tercantum dalam DPS dan DPT dengan tidak ganda dan dengan benar!

@inza166

Iklan